Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja. Free Download Contoh Dok

 

2 Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja. Free Download Contoh Dok

Suratpedia.id - Ada beberapa alasan mengapa seorang karyawan tiba-tiba tidak bisa masuk kerja. Tapi, untuk alasan apa pun, jika Anda tidak bisa masuk kerja, pastikan untuk meminta cuti/ Izin Tidak Masuk Kerja kepada atasan Anda, oke?

Tidak hanya sebagai pemberitahuan, meminta cuti juga merupakan bentuk dari jurusan pekerjaan Anda. Jadi, apakah Anda tahu cara mengambil cuti? Jika Anda belum memperhatikan beberapa tip dan contoh surat izin di bawah ini, mohon jangan datang ke sini untuk bekerja.

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Kerja

Sebelum mengajukan cuti atau Izin Tidak Masuk Kerja, pastikan untuk memahami kebijakan perusahaan mengenai persyaratan dan tata cara pengajuan cuti.

Sebab, di beberapa perusahaan, karyawan harus mengajukan izin untuk datang langsung bekerja jika tidak bisa hadir. Di perusahaan lain, terkadang karyawan dapat dengan mudah meminta cuti dari atasan mereka melalui email atau pesan teks.

Beberapa perusahaan juga mewajibkan karyawan untuk memberi tahu atasan sebelum memberikan informasi atau meminta cuti. Oleh karena itu, biasakan diri Anda dengan tata cara mengajukan cuti yang benar di kantor Anda. Baca kembali peraturan di buku pegangan karyawan atau tanyakan kepada Bagian Pengembangan Sumber Daya Manusia tentang alasan yang diizinkan kantor untuk tidak masuk kerja.

Jika Anda sudah mengetahui proses lamaran yang benar, Anda bisa membuat surat cuti dengan mengindahkan tips di bawah ini.

1. Ikuti format surat resmi

Saat menulis surat cuti, usahakan untuk menulisnya dalam format surat resmi. Pasalnya, Anda ingin surat tersebut tetap terlihat profesional bukan?

2. Isi surat harus singkat dan spesifik

Tidak perlu menuliskan secara rinci mengapa Anda dipaksa keluar dari pekerjaan. Sebagai gantinya, jelaskan secara singkat berikut ini:

  • Alasan Izin Tidak Masuk Kerja

Alasan izin kerja adalah bagian terpenting dari mengambil cuti karena ini akan menentukan apakah izin kerja Anda diterima atau ditolak oleh departemen SDM perusahaan.

Jadi pastikan untuk menuliskan alasan izin yang masuk akal dan jelas. Alasan umum untuk izin termasuk izin sakit, izin kelahiran, izin untuk kebutuhan keluarga seperti menghadiri pernikahan atau pemakaman.

  • Tanggal Izin Tidak Masuk Kerja

Pastikan untuk mencantumkan tanggal dan durasi izin kerja Anda sebelum menuliskan alasan izin Anda. Hal ini memudahkan HRD untuk mengumpulkan data tentang hari izin Anda dan memeriksa apa yang belum Anda lakukan pada hari izin Anda. Dengan cara ini, HRD dapat dengan mudah mengatur tugas-tugas ini dan mentransfernya ke rekan kerja yang datang pada hari itu.

  • . informasi pribadi

Tuliskan juga data lengkap Anda, yaitu nama lengkap Anda, jabatan/jurusan dan nomor pekerjaan utama Anda. Data pribadi yang lengkap juga akan memudahkan HRD untuk mengumpulkan izin kerja Anda.

  • Terima kasih

Setelah menuliskan alasannya, pastikan untuk berterima kasih kepada HRD karena telah meluangkan waktu untuk membaca ketidakhadiran Anda. Terima kasih juga telah menjaga hubungan baik Anda dengan HRD.

3. Pertimbangkan untuk menawarkan alternatif

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin mempertimbangkan untuk menebus ketidakhadiran. Misalnya, meskipun Anda tidak bisa berada di kantor, Anda tetap dapat bekerja dari rumah dan dihubungi melalui email.

Pilihan lain yang juga dapat Anda pertimbangkan ketika Anda jauh dari pekerjaan adalah menjelaskan siapa yang dapat mendukung Anda selama ketidakhadiran Anda.

Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja

  1. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Sakit

  1. Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Karena Keperluan Keluarga

Download Template Contoh Surat Izin Tidak Masuk Kerja Format Word .Doc Gratis Disini

Kesimpulan

Komitmen kerja dinilai baik. Namun, tidak dapat disangkal bahwa kita juga memiliki kepentingan lain ketika hal itu sulit dilakukan seiring dengan tanggung jawab perusahaan saat ini. Contohnya termasuk janji pemeriksaan kesehatan dan acara keluarga.

Alih-alih membiarkan pekerjaan Anda berantakan, istirahatlah. Namun, silahkan ajukan surat absensi ke HRD terlebih dahulu agar tidak dianggap bolos dan tetap profesional ya.