Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Surat Peringatan Kerja SP1,SP2, SP3 dan Download .Doc Gratis (Free)

Surat Peringatan Kerja SP1,SP2, SP3 dan Download .Doc Gratis (Free)

Suratpedia.id - Surat Peringatan Kerja dibutuhkan oleh HRD Perusahaan untuk diberikan kepada karyawan yang telah melanggar peraturan atau SOP perusahaan yang telah ditetapkan.

Bagi kamu yang ada didunia perkantoran atau bekerja di salah satu perusahaan pasti mengetahui terkait apa itu Surat Peringatan (SP). Biasanya dikeluarkan oleh bagian HRD perusahaan untuk karyawan yang lalai dalam tugas nya.

Surat peringatan kerja sebenarnya bertujuan memberikan teguran dan juga kesempatan kepada karyawan untuk bisa memperbaiki kinerja, terlapas dari apakah kesalahan itu ringan, sedang maupun yang berat, bisa berbeda-beda surat peringatan nya sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Dari bobot kesalahan inilah maka apakah perusahaan akan memberikan Surat Peringatan Satu (SP1), Surat Peringatan Dua (SP2) dan Surat Peringatan Tiga (SP3). Jika sudah mencapai SP3 maka sangat berat untuk karyawan karena akan mendasari pada Pemutusan Hak Kerja (PHK) karena kinerja nya terhadap perusahaan sehigga perusahaan kan mengambil keputusan berdasarkan dari SP3 ini.

Undang-Undang yang Mengatur Surat Peringatan Kerja

Karyawan yang melakukan kesalahan tidak bisa dipecat begitu saja oleh perusahaan. Ada tahapan nya mulai dari SP1, SP2 dan SP3. Kesalahan atau pelanggaran yang sudah berat bisa diberikan surat SP3, dimana perusahaan dalam surat SP3 ini bisa memutuskan atau memecat karyawan yang melanggar peraturan perusahaan.

Regulasi undang-undang yang berlaku di Indonesia terkait surat peringatan kerja terlah diatur dalam Undang-Undang Keterangakerjaan Nomor 13 tahun 2003 pasal 161 yaitu sebagai berikut :

“Dalam hal pekerja/buruh melakukan pelanggaran ketentuan yang diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan atau perjanjian kerja bersama, pengusaha dapat melakukan pemutusan hubungan kerja, setelah kepada pekerja/buruh yang bersangkutan diberikan surat peringatan pertama, kedua, dan ketiga secara berturut-turut.”

Dengan tambahan keterangan penerapan sesuai undang-undang tersebut sebagai berikut :

  • Surat peringatan kerja harus diterbitkan secara berurutan mulai dari SP1 pada peringatan pertama, SP2 untuk peringatan kedua, dan SP3 setelah itu dapat dilakukan sesuai dengan peraturan dan kebijakan perusahaan.
  • Durasi waktu antara surat SP1 sampai ke 3 minimal 6 bulan setiap surat yang dikeluarkan perusahaan, Jika karyawan sudah dalam SP1 tetapi masih dalam pelanggaran maka surat SP2 baru bisa dikeluarkan 6 bulan kedepan semenjak SP 1 diterbitkan.
  • Jika karyawan dalam masa waktu SP1/SP2 melakukan pelanggaran lagi yang berat bisa langsung menerbitkan SP3 dalam jangka waktu 6 bulan evaluasi karyawan, sampai pemecatan jika pelanggaran dilakukan lagi dalam masa waktu yang sama.

Format dan Tips Membuat Surat Peringatan Kerja

  • Pastikan bahwa pelanggaran bukan termasuk pada perjanjian kontrak kerja awal dan sudah melewati batas aturan kontrak dan juga peraturan perusahaan.
  • Durasi waktu yang dituliskan dalam surat peringatan kerja sesuai undang-undang ketenagakerjaan adalah 6 bulan.
  • Yang berhak mengeluarkan surat peringatan kerja hanya divisi HRD perusahaan.
  • Wajib mencantumkan nama lengkap dan tanda tangan yang membuat surat peringatan.

Contoh Surat Peringatan Kerja

Contoh Surat Peringatan Kerja Tahap 1 (SP1) 

PT ……………………….
Ruko …………………………………..
Telp. (02XX) ……………….

Nomor             : XXX/XXX/XI/2021
Lampiran         : ………………….
Perihal             : Surat Peringatan

Kepada Yth.
Saudara …………………
Staff Pemasaran PT ………………..

di Tempat

Memperhatikan surat perjanjian kerja ………………………………….. tertanggal ………………………….. , dengan ini Direktur PT …………………  menginformasikan.

  1. Berdasarkan hasil evaluasi pemantauan yang telah dilakukan Tim Pengawas PT …………………………….. . Kinerja Saudara …………..  selama bekerja sebagai staff ……………………  dinyatakan dan dinilai tidak mengacu terhadap SOP karyawan yang ditetapkan perusahaan.
  2. Saudara …………  tidak dapat melaksanakan tugas dengan baik seperti yang disepakati pada surat perjanjian kerja ………………….. .
  3. Oleh karenanya Saudara …………….  diberikan Teguran Tertulis. 

Demikian surat ini dibuat agar dilaksanakan dan disadari sebagaimana mestinya.

………….. , …………….. 2021


PT …………………..

……………………….
Direktur Utama

Contoh Surat Peringatan Kerja Tahap 2 (SP2) 

PT ………………………
Ruko ………………………………………
Telp. (02XX) ……………..

SURAT PERINGATAN KEDUA (SP-2)
Nomor : XX/XX/XI/2021

Surat ini ditujukan kepada

Nama               : …………………........
Jabatan                        : Staff …………………
Alamat            : ……………….............

Bersama dengan surat ini, perusahaan harus menyampaikan surat peringatan kedua (SP-2) sebagai tindak lanjut dari surat peringatan pertama (SP-1) yang sebelumnya disampaikan kepada Saudara/i ………………. . Namun, Saudara/i …………………… tidak kunjung memberikan respon positif atas  surat peringatan tersebut. 

Supaya Saudari Ninda dapat memperbaiki sikap dan bekerja dengan profesional kembali, maka perusahaan menjatuhkan sanksi berdasarkan aturan yang berlaku dan disepakati, yakni :

  1. Pemotongan gaji sebesar Rp. X00.000,00 (…………………….) selama ……. bulan.
  2. Tidak diperkenankan untuk menggunakan inventaris perusahaan berupa kendaraan.

Apabila teguran Surat Peringatan 2 ini juga tidak direspon dengan baik, maka dari itu perusahaan akan mengeluarkan SP-3 yang berarti pemberhentian pekerjaan secara sepihak.

Demikian Surat Peringatan 2 ini diterbitkan supaya dapat ditaati sebagaimana harusnya. Untuk Saudara/i ……………..  diharapkan agar memperbaiki diri.

…………… , ……………..  2021
PT …………………….

……………………….
Direktur

Contoh Surat Peringatan Kerja Tahap 3 (SP3)

PT ………………….
Ruko ………………………………………
Telp. (02XX) …………………………

SURAT PERINGATAN KETIGA (SP-3)
Nomor : 0XX/XX/XII/2021

Surat Peringatan Ke tiga (SP-3)/PHK ditujukan kepada:

Nama   : …………………….
Jabatan : …………………….

Dengan ini perusahaan memberikan Surat Peringatan Ketiga (SP-3). Sekaligus pula disampaikan sebagai Surat Pemutusan Hubungan Kerja. Kami mengeluarkan surat ini atas dasar ketidakdisiplinan yang telah dilakukan oleh Saudara/i …………………. selama bekerja.

Kami memohon maaf karena terpaksa menjatuhkan Pemutusan Hubungan Kerja kepada Saudara/i. Keputusan ini dibuat supaya kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik dan semestinya.

Sehubungan dengan ini pula, honor Saudara/i Andita Fitri diberikan pada akhir bulan tanggal ………………………..

Demikianlah Surat Peringatan Ketiga (SP-3) dibuat supaya diperhatikan dengan seksama dan ditaati oleh yang bersangkutan.

…………,  ………………. 2021
PT …………………

……………………….

Direktur

Download Template Surat Peringatan Kerja SP1, SP2 dan SP3 Format .Doc Word Gratis alias Free Disini